TULISAN WARTA PENYULUHAN DAN ARTIKEL DARI PENYULUH PERIKANAN DAPAT DIUPLOAD DI WEB DENGAN EMAIL KE: warta.artikel.pusluhdayakp@gmail.com   |   KAPUSLUHDAYA KP INSTRUKSIKAN PENYULUH PERIKANAN SE-INDONESIA UNTUK GENCARKAN SOSIALISASI PERMEN KP NO 1 TAHUN 2015 TENTANG PENANGKAPAN LOBSTER (Panulirus spp), KEPITING (Scylla spp.) DAN RAJUNGAN (Portunius pelagicus spp)   |   MAKLUMAT PELAYANAN PUBLIK "DENGAN INI KAMI MENYATAKAN SANGGUP MENYELENGGARAKAN PELAYANAN SESUAI STANDAR PELAYANAN YANG TELAH DITETAPKAN DAN APABILA TIDAK MENEPATI JANJI INI KAMI SIAP MENERIMA SANKSI SESUAI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU"   |   HENTIKAN TINDAKAN DAN PERILAKU KORUPSI SEKARANG JUGA, KORUPSI MERUGIKAN KITA SEMUA   |   AYO PENYULUH PERIKANAN INDONESIA FOLLOW AKUN TWITTER @HumasBPSDMKP dan @PusluhBPSDMKP UNTUK MENGIKUTI PERKEMBANGAN BERITA KELAUTAN & PERIKANAN TERKINI DAN KABARKAN KEGIATAN PENYULUHAN DI LAPANGAN SECARA PERIODIK   |   AYO PENYULUH PERIKANAN DI INDONESIA... BERANTAS ILLEGAL FISHING, PELAJARI REGULASI KELAUTAN DAN PERIKANAN DAN SOSIALISASIKAN KEPADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA MASING-MASIING   |   PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG LARANGAN PENGGUNAAN PENANGKAPAN IKAN PUKAT HELA (TRAWL) DAN PUKAT TARIK (SEINE NETS) DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAPAT DIUNDUH di DI MENU WARTA ATAU LEGISLASI   |   PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG PENANGKAPAN LOBSTER (Panulirus SPP), KEPITING (Scylla SPP.) DAN RAJUNGAN (Portunius Pelagicus SPP) DAPAT DIUNDUH DI WARTA ATAU LEGILASI   |   UU NO. 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DAPAT DIUNDUH   |   MARI PENYULUH PERIKANAN DI WILAYAH PESISIR KITA TINGKATKAN SOSIALISASI MENCEGAH IUU FISHING KEPADA PELAKU UTAMA/NELAYAN DI WILAYAH KERJA MASING-MASING

KELOMPOK MANDIRI, KAB. BENGKALIS, PROV. RIAU

11 Agustus 2015 07:28 oleh Pusat Penyuluh KP

Wilayah Sebaran : Riau

PROFIL KELOMPOK "MANDIRI" BENGKALIS

DATA KELOMPOK
- Tanggal Berdiri : 02-01-2012
- No. SK Pengukuhan :
- Tgl. SK Pengukuhan : 00-00-0000
- Wilayah Kelompok : RIAU
  - Desa : BANTAN TENGAH
  - Kecamatan : BANTAN
  - Kabupaten : BENGKALIS
- Jumlah Anggota : 20 Orang
- Jenis Usaha : Budidaya Ikan
- Penyuluh : Siska Umaira
SUSUNAN PENGURUS KELOMPOK

Ketua : Abd. Karim. A

Sekretaris : Asmawi

Bendahara : Wijianti

Anggota :

Mundori, Sulin, Iwan Setiawan, Jono, Agus, Mamat, Yadi, Bibet, Muner, Kamet, Roni, Hendri, Eri, Sutres, Siwar, Kapet, Masduki

INFORMASI KELOMPOK

Usaha budidaya air tawar khususnya ikan lele ini dimulai pada tahun 2012 yang lalu. Sebagai kegiatan usaha sampingan dan pemanfaatan lahan perkarangan serta peningkatan pendapatan keluarga Desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia disekitar lingkungan tempat tinggal. Seiring dengan berjalannya waktu kegiatan ini dalam setahun terakhir kegiatan usaha budidaya ikan lele ini mulai diminati oleh masyarakat sekitar karena mulai terasa manfaatnya dengan memelihara ikan lele, pada tahun 2011 dibentuklah kelompok tani MANDIRI tepatnya tanggal 2 Januari 2012 sebagai wadah kegiatan kelompok dalam menjalankan usaha perikanan.

Visi kelompok adalah membangun masyarakat yang mampu melakukan kegiatan budidaya perikanan dengan media kolam terpal pada lahan perkarangan. sedangkan misi kelompok yaitu memajukan/meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok dan memberi contoh kepada anggota masyarakat yang lainnya untuk dapat melakukan kegiatan budidaya perikanan air tawar pada umumnya.

Cara perlakuan air untuk kegiatan budidaya diatur sendiri oleh masing-masing kelompok, cara penanganan panen dan pasca panen juga diatur sendiri oleh masing-masing kelompok dimana pengambilan keputusan tersebut melalui musyawarah dan mufakat dalam kelompok.

Kegiatan rutin kelompok dilaksanakan setiap awal bulan dan diadakan pertemuan kelompok untuk saling tukar menukar informasi dan pemecahan masalah yang berhubungan dengan masalah budidaya.

Kelompok Tani Mandiri menggunakan ruang dirumah anggota kelompok secara bergiliran dengan luas bangunan 100 M2. kolam berjumlah 20 unit yang dimiliki secara pribadi oleh anggota.

Pendampingan terhadap kelompok oleh tenaga penyuluh dan petugas teknis perikanan. rutin dilakukan dimana pertemuan dengan ppendampingan dilakukan setiap bulan dan setiap waktu sesuai dengan kebutuhan dilapangan, dengan cara komunikasi tatap muka/anjang sana dan pertemuan kelompok tani.

Dalam rangka meningkatkan Sumberdaya Manusia kelompok, Kelompok Tani Mandiri juga aktif mengikuti semua kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak penyuluh dan petugas pendamping dan kegiatan-kegiatan lain yang dilaksanakan oleh pihak kabupaten sehingga dapat menambah wawasan dan ilmu dalam pengembangan budidaya air tawar khususnya budidaya ikan lele.